Home   News   FIELDTRIP KELAS IV SDK PENABUR GADING SERPONG

FIELDTRIP KELAS IV SDK PENABUR GADING SERPONG

FIELDTRIP KELAS IV SDK PENABUR GADING SERPONG

TAMAN MINI INDONESIA INDAH

26 APRIL 2016

         

Fieldtrip kelas 4 SDK Penabur Gading serpong kali ini adalah menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Fieldtrip dilaksanakan hari selasa, 26 April 2016. Siswa berkumpul di sekolah pukul 05.45 WIB dan berangkat ke tempat tujuan pukul 06.20. Jumlah siswa yang mengikuti acara ini adalah 202 orang dengan 16 orang pendamping.

Di TMII ada 4 lokasi yang akan dikunjungi siswa, yaitu : anjungan rumah adat (Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara), skyworld, museum reptilia, dan museum Indonesia.

Rombongan tiba di lokasi pukul 08.00 WIB dan lokasi pertama yang dikunjungi adalah anjungan rumah adat (Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara).

1

  1. Anjungan rumah adat.

Di lokasi ini, siswa terlihat senang dan bersemangat untuk melihat rumah adat beberapa daerah secara langsung. Di lokasi ini siswa dibagi dalam 4 kelompok berdasarkan bus (berisi kurang lebih 52 siswa).

  1. Wahana Rekreasi – Edukasi Among Putro Skyworld

Selanjutnya siswa mengunjungi sky world pada pukul 08.30. Wahana Rekreasi – Edukasi Among Putro Skyworld berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur dan di bangun di

atas lahan sekitar 20.000 m2. Di lokasi ini, siswa kembali dibagi menjadi 4 kelompok.

Tujuan dari dibangunnya wahana ini adalah untuk memberikan sarana rekreasi dan edukasi untuk para pelajar. Serta para generasi muda penerus tentang ilmu Antariksa, Aeronautika beserta Teknologinya dengan mengedepankan Kearifan Lokal Nusantara yang merupakan salah satu visi dan misi dari TMII.

Wahana yang ada di skyworld meliputi:

  1. Space Exhibition

Ruang ekshibisi/pameran dimana Anda bisa mendapatkan informasi/wawasan seputar dunia antariksa/astronomi, teknologi dan sejarahnya, bahkan legenda yang terkait. Menghadirkan foto-foto dokumentasi, art-visual, maket (mockup) dan replika-miniatur.

2

 

  1. Digital Planetarium

Planetarium model digital yang dibangun dalam sebuah dome yang menghadirkan pertunjukan atau film mengenai antariksa, dengan sensasi atraktif dan tentu saja unsur edukatifnya tak ketinggalan.

3

  1. Space Action Photo Boot

Mengabadikan kunjungan di booth photo 3D kami dengan berfoto ala tiga-dimensi; seolah-olah Anda berada di lokasi yang tampak pada hasil fotonya… dalam pesawat antariksa? melayang-layang bersama astronot? ataupun setting lainnya yang tersedia. Hobi selfie? Jangan lewatkan yang satu ini!

 

  1. Class room (praktek/uji coba)

Beberapa materi praktika atau uji-coba yang bisa diikuti seputar teknologi bidang antariksa / aeronautika, dengan disediakan media atau instrumen lengkap dengan pendukungnya (contoh gambar: roket air).

4

  1. Taman reptilia

5

Kunjungan kami yang ketiga adalah taman reptilia yang dahulu bernama museum komodo. Museum Komodo ini sudah berdiri sejak 20 April 1978. Kemudian di tahun 2000, didirikan Taman Reptilia. Di Taman Reptilia, ada 56 jenis reptil dengan jumlah lebih dari 200 ekor reptil di taman tersebut. Kebanyakan reptil di taman tersebut berupa kura-kura dan ular.

Bangunan taman reptilia ini terdiri dari dua lantai. Di lantai pertama, siswa dapat melihat awetan berupa reptil. Untuk lantai dua, siswa dapat melihat koleksi awetan berupa katak dari berbagai daerah di Indonesia.

6

Di luar museum siswa disajikan koleksi hidup taman reptil yaitu: biawak, kadal, buaya, ular serta kura-kura. Selain itu siswa juga dapat berinteraksi dengan beberapa hewan reptil jinak yang ada di taman sentuh.

7

 

  1. Museum Indonesia.

8

Kunjungan siswa yang terakhir adalah museum Indonesia. Di tempat ini, sebelum masuk ke museum, kami mengadakan makan siang bersama di pendopo. Setelah beristirahat selama kurang lebih 30 menit, kami akhirnya melanjutkan kunjungan terakhir kami ke museum Indonesia pada pukul 12.30.

Museum Indonesia, adalah museum antropologi dan etnologi yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Indonesia. Museum ini berkonsentrasi pada seni dan budaya berbagai suku bangsa yang menghuni Nusantara dan membentuk negara kesatuan Republik Indonesia. Museum ini bergaya arsitektur Bali dan dihiasi beraneka ukiran dan patung Bali yang sangat halus dan indah. Museum ini menyimpan koleksi beraneka seni, kerajinan, pakaian tradisional dan kontemporer dari berbagai daerah di Indonesia.

Museum ini dihiasi berbagai ornamen dan patung Bali dan bergaya arsitektur Bali yang sangat indah. Beberapa gapura besar bergaya Paduraksa dan Candi Bentar (gerbang terbelah) khas Bali, demikian pula beberapa menara sudut menghiasi kompleks museum. Taman dan bangunan museum mengambil tema kisah Ramayana, misalnya jembatan menuju bangunan utama berbentuk ular Naga dan Wanara, pasukan kera yang membangun jembatan menuju Alengka.

Bangunan utama terdiri atas tiga lantai yang berdasarkan pada falsafah Bali Tri Hita Karana, konsep moral yang menekankan pada tiga aspek yang dapat membawa manusia kepada kebahagiaan sejati yakni; memelihara hubungan yang harmonis dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dan dengan alam dan lingkungan sekitar.

9

Kami selesai mengelilingi museum Indonesia pada pukul 13.30, dan menuju pulang ke Gading Serpong. Pada pukul 15.00 kami tiba di sekolah dengan selamat. Satu jam lebih awal dari perkiraan panitia.

 

 

 

Share